RSA Dr. Lie Dharmawan Mati Mesin di Perairan Manokwari


Manokwari - RSA Dr. Lie Dharmawan adalah rumah sakit apung swasta pertama di Indonesia, berbentuk kapal kayu yang telah berlayar mengelilingi berbagai pulau di wilayah NKRI dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis.

Dalam perjalanan dari Tual menuju Biak, kapal mengalami mati mesin di Perairan Manokwari tepatnya Pantai Sidey. Diketahui kapal berangkat pada 02 Juli 2019 pukul 12.00 WIT lalu mengalami mati mesin, Jumat 05 Juli Pukul 12.30 WIT. POB(Person On Board)/kru kapal ada sebanyak 6 (enam) orang dan tanpa adanya pasien/ orang sakit di atas kapal.

Petugas komunikasi Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari menerima info tersebut pukul 16.30 WIT dari Wahyono Handoko (Capt Kapal). Mereka meminta bantuan evakuasi kapal ke pinggir pantai agar bisa menurunkan jangkar dan beberapa kru ke darat.

Satu tim rescue diterjunkan untuk menuju ke lokasi kapal dengan membawa 2 rubber boat, 1 rescue car, dan satu truk personil melalui jalur darat.

Tim tiba di pantai Sidey pukul 19.45 WIT segera berkomunikasi dengan nahkoda lalu tim menurunkan 2 unit Rubber Boat menuju kapal kurang lebih 8 mil laut dari tepi pantai. Pada saat personil tiba di atas kapal, tim menemukan ke 6 kru kapal dalam keadaan selamat lalu berkoordinasi dengan nahkoda yang turun ke darat untuk mencari kapal penarik.

Setelah Tim berhasil mengevakuasi nahkoda, kedua Unit Rubber boat Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari standby di Pantai Sindey, tim yang lain melanjutkan ke perjalanan ke Manokwari untuk mencari kapal penarik.

Sabtu 6 Juli Pukul 03.00 WIT personil melakukan koordinasi dengan nahkoda kapal Citra Agung untuk membantu menarikan Kapal Krulis RSA ke Manokwari.

Kapal Citra Agung berhasil tiba ke lokasi kapal Krulis RSA lalu melaksanakan penarikan kapal menuju Manokwari untuk perbaikan mesin. Tim SAR gabungan kembali ke Manokwari dan Operasi SAR ditutup. Namun pemantauan pergerakan penarikan kapal menjadi perhatian monitoring Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari hingga tiba di Manokwari.(hms/hrl)



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Berita .
Pengunggah : Febrilina
6 July 17:45 WIB