UJI KOMPETENSI RESCUER BASARNAS ACEH


 

BASARNAS ACEH – Musibah dan atau/ bencana alam yang terus menerus menggempur Indonesia, membuat Badan SAR Nasional (Basarnas) harus meningkatkan keterampilan, kecepatan dan kehandalan anggotanya dalam menyelamatkan jiwa manusia. Karenanya Basarnas pun kembali melakukan uji kompetensi dengan melibatkan 34 Kantor SAR yang berada di seluruh Provinsi Wilayah Indonesia, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 10 tahun 2014 tentang jabatan fungsional rescuer Badan SAR Nasional dalam rangka pengembangan karier dan peningkatan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil yang melaksanakan tugas di bidang pencarian dan pertolongan.

Kantor SAR Banda Aceh selaku salah satu Unit Pelaksana Teknis Badan SAR Nasional mempunyai peran yang sangat strategis dalam peningkatan mutu tenaga petugas pencarian dan pertolongan (rescuer). Berbagai upaya dilakukan oleh Kantor SAR Banda Aceh untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya peningkatan mutu pencarian dan pertolongan/ Search and Rescue (SAR) adalah dengan melakukan Uji Kompetensi Inpassing Rescuer. Uji Kompetensi Inpassing Rescuer perlu dilakukan untuk membangun budaya mutu bagi petugas pencarian dan pertolongan (rescuer). Uji Kompetensi Inpassing Rescuer sangat diperlukan untuk memastikan kelayakan petugas pencarian dan pertolongan (rescuer) dalam melaksanakan tugas sesuai standar yang telah ditetapkan.   Adapun tujuan dari Uji Kompetensi Inpassing Rescuer adalah untuk pemetaan penguasaan kompetensi petugas pencarian dan pertolongan (rescuer), sebagai dasar pertimbangan pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi petugas pencarian dan pertolongan (rescuer), sebagai entry point penilaian kinerja rescuer dan sebagai alat kontrol hasil pelaksanaan penilaian kinerja rescuer.   Tahap pelaksanaan uji kompetensi bagi petugas SAR (rescuer) dilaksanakan menjadi 4 tahap yang diperuntukkan terhadap tahap I dilaksanakan di Kantor Pusat Basarnas, tahap II dilaksanakan di wilayah bagian Barat Indonesia, tahap III dilaksanakan wilayah bagian Tengah Indonesia, tahap IV dilaksanakan di wilayah bagian Timur Indonesia. Kantor SAR Banda Aceh yang menyelenggarakan tahap II Uji Kompetensi Inpassing Rescuer tahun 2015 dilaksanakan pada tanggal 6 s.d. 8 April 2015, bertempat di 3 (tiga) tempat uji kompetensi yang telah ditentukan oleh Kantor SAR Banda Aceh diikuti oleh 69 peserta dari Kantor SAR dan Pos SAR wilayah Provinsi Aceh.   Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini meliputi materi test tertulis, materi uji kompetensi psikomotorik di lingkungan Kantor SAR Banda Aceh, materi uji Kesemaptaan di Stadion Sepak Bola Harapan Bangsa Banda Aceh dan water rescue di Kolam Renang Tirta Raya Banda Aceh. Penguji/ asesor berasal dari Direktorat Pembinaan tenaga dan Pemasyarakatan SAR dan Kepegawaian Badan SAR Nasional, (Kasubbag Organisasi, Heru Suhartanto, S.H. dan Penganalis sistem dan Aplikasi, Trisna Rama Fanni Lubis, S.Kom.) yang dinilai memiliki kompetensi SAR dan berkomitmen terhadap keberhasilan pelaksanaan uji kompetensi serta memiliki integritas.   Sementara itu dalam pengarahannya Kepala Kantor SAR Banda Aceh (kakansar), Budiawan S.Sos. M.Si. menegaskan bahwasanya “tantangan utama ke depan Basarnas adalah kecepatan dan peralatan untuk menyelamatkan korban. Tapi kami terus berupaya meningkatkan kehandalan dan keterampilan dengan menggelar uji kompetensi,”. Selain menyampaikan arahan, kakansar juga memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta untuk terus dapat belajar dan meningkatkan kehandalan dan keterampilan.     (/humas sar aceh tq), aka.



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author
10 April 19:00 WIB