- Selamat datang di website Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh -


Kantor Basarnas Banda Aceh Terima Kunjungan Kerja Komisi D DPRD Kab. Langkat


Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh menerima Kunjungan Kerja luar daerah Komisi D DPRD Kab. Langkat Provinsi Sumatra Utara, Kamis (20/10/21).

Kunjungan Kerja (Kunker) ini dalam rangka koordinasi dan konsultasi Komisi D DPRD LANGKAT mengenai sistem penanggulangan bencana di Provinsi Aceh terkait tanggap darurat yang dilakukan oleh Basarnas Banda Aceh, khususnya wilayah Aceh.

Kepala Kantor Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain, didampingi Kepala Seksi Sumber Daya, Kepala Sub Bagian Umum, Analis Pencarian dan Pertolongan (SAR) beserta beberapa staf pegawai Kantor Basarnas Banda Aceh menyambut baik kunjungan yang dihadiri sebanyak 7 (tujuh) orang Anggota Komisi D DPRD Kab. Langkat yang di Ketuai oleh Johan Wiryawan Bangun selaku Ketua Komisi D DPRD Kab. Langkat Provinsi Sumatra Utara.

Ibnu Harris Al Hussain selaku Kepala Kantor mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kunjungan tersebut. Kunjungan kerja ini merupakan kali kedua yang dilakukan oleh Komisi D DPRD Kab. Langkat ke Kantor Basarnas Banda Aceh.

Pada kesempatan ini Harris memaparkan secara singkat Profil Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh, kedudukan, tugas dan fungsi Basarnas dalam memberikan Pelayanan SAR di daerah/ wilayah Aceh, hingga mekanisme pelaporan jika terjadi keadaan yang membutuhkan pertolongan SAR.

Menurutnya, dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan, Basarnas selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan beberapa unsur SAR/ instansi terkait.

“Pada saat tanggap darurat atau operasi pencarian dan pertolongan, Basarnas tidak dapat bekerja sendiri. Operasi pencarian dan pertolongan akan berjalan dengan efektif dan efisien apabila dilakukan secara cepat, tepat, aman, terpadu, dan terkoordinasi dengan cara bersinergi bersama seluruh unsur SAR gabungan/instansi terkait. Apalagi Aceh merupakan salah satu provinsi yang rawan terhadap bencana”, ujarnya.

Ketua Komisi D DPRD Kab. Langkat Provinsi Sumatra Utara. Wiryawan Bangun mengungkapkan bahwa selain bersilaturrahmi, bertujuan untuk konsultasi tentang sistem penanggulangan bencana di Provinsi Aceh terkait tanggap darurat yang dilakukan oleh Basarnas Banda Aceh, khususnya wilayah Aceh.

“Kami melihat bahwa Aceh beberapa kali sudah melewati bencana mulai dari gempa hingga tsunami, maka dari itu kami ingin berkonsultasi atau mempelajari bagaimana mengatasi bencana dan masalah pencarian khususnya yang dilaksanakan oleh Basarnas Banda Aceh”, jelasnya.

Wiryawan Bangun berharap dengan konsultasi yang dilakukan bersama Kantor Basarnas Banda Aceh dapat bermanfaat dan diaplikasikan terhadap sistem penanggulangan bencana pada saat tanggap darurat di Kab. Langkat yang terdiri dari 23 Kecamatan, 240 Desa dan 37 Kelurahan dengan wilayah pesisir pantai dan gunung.



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : aceh admin
20 October 16:20 WIB