<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <atom:link href="https://aceh.basarnas.go.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title><![CDATA[RSS Feed]]></title>
        <link><![CDATA[https://aceh.basarnas.go.id/feed]]></link>
        <description><![CDATA[Basarnas RSS Feed.]]></description>
        <language>id-ID</language>
        <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 16:19:05 +0700</pubDate>

                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Aceh Gelar Apel Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 H.]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/basarnas-aceh-gelar-apel-siaga-sar-khusus-lebaran-1447-h</link>
                <description><![CDATA[<p>Banda Aceh, Senin (16/03/2026) &mdash; Menjelang masa mudik Idul Fitri 1447 H, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh menggelar Apel Pembukaan Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026 yang ber langsung di halaman Kantor SAR Banda Aceh.<br><br>Apel ini menjadi penanda dimulainya kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam mengantisipasi potensi kondisi darurat selama periode libur Lebaran.<br><br>Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Al Hussain dan diikuti oleh seluruh personel. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan kesiapan personel, peralatan teknis, armada operasional, hingga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan seluruh alut darat maupun laut siap dimobilisasi sewaktu-waktu dalam operasi pencarian dan pertolongan.<br><br>Dalam amanatnya, Al Hussain menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel selama pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran.<br><br>&ldquo;Seluruh personel harus dalam kondisi siap siaga, menjaga kedisiplinan, serta memastikan seluruh peralatan pendukung dalam keadaan prima. Kami berkomitmen memberikan pelayanan SAR yang cepat, tepat, dan andal demi keselamatan masyarakat,&rdquo; ujarnya.<br><br>Pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam mendukung kelancaran arus mudik serta meningkatkan respons terhadap potensi kecelakaan maupun kondisi darurat di wilayah kerja Kantor SAR Banda Aceh.<br><br>Kegiatan apel ditutup dengan pengecekan akhir barisan dan peralatan sebagai penanda dimulainya penempatan personel di sejumlah titik selama periode mudik dan arus balik Lebaran.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12488</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:11 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Terseret Arus Saat Berwisata di Pantai Pulau Kapuk Lhoknga, Remaja Asal Sigli Dilaporkan Hilang]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/terseret-arus-saat-berwisata-di-pantai-pulau-kapuk-lhoknga-remaja-asal-sigli-dilaporkan-hilang</link>
                <description><![CDATA[<p>Seorang remaja berusia 13 tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus saat sedang mandi di Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (31/5) sore. Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh bersama langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.<br><br>Kepala Kantor Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, menyampaikan bahwa korban bernama Razi Fahreza (13), warga Desa Dayah Caleu, Sigli. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban sedang menikmati liburan dan berwisata bersama keluarganya di pantai tersebut.<br><br>&ldquo;Kami menerima laporan kejadian dari salah seorang pengunjung pantai pada pukul 16.30 WIB. Menurut laporan, korban terseret arus saat sedang mandi sekitar pukul 15.55 WIB,&rdquo; jelas Al Hussain.<br><br>Merespons laporan darurat itu, Basarnas Banda Aceh bergerak cepat dengan memberangkatkan tim rescue menuju lokasi kejadian pada pukul 16.45 WIB. Setibanya di lokasi pada pukul 17.20 WIB, tim gabungan langsung berkoordinasi dan melakukan pencarian.<br><br>Upaya pencarian tersebut difokuskan di sekitar lokasi korban terakhir terlihat / LKP (Last Known Position) hingga radius 1,5 kilometer ke arah utara.<br><br>Namun, upaya pencarian pada hari pertama ini belum membuahkan hasil. Memasuki pukul 18.30 WIB, pencarian terpaksa dihentikan sementara dengan hasil nihil.<br><br>Al Hussain menambahkan bahwa selain karena hari sudah mulai gelap, pertimbangan keselamatan tim di lapangan dengan keterbatasan jarak pandang menjadi alasan operasi dihentikan dan akan dilanjutkan kembali esok pagi, Senin (1/6).<br><br>Operasi pencarian ini dilakukan secara sinergis dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas Banda Aceh, Pos AL Lhoknga, Kompi Tangser, Polairud, Polsek Lhoknga, Satgas SAR Banda Aceh, serta dibantu oleh masyarakat setempat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12487</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:02 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pencarian Remaja Terseret Arus di Lhoknga Masuki Hari Kedua, Area Penyisiran Diperluas]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/pencarian-remaja-terseret-arus-di-lhoknga-masuki-hari-kedua-area-penyisiran-diperluas</link>
                <description><![CDATA[<p>Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian terhadap Razi Fahreza (13), remaja asal Sigli yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Memasuki hari kedua operasi SAR, Senin (1/6/2026), area penyisiran di laut maupun darat diperluas.<br><br>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, menjelaskan bahwa operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi tim gabungan ke dalam dua sektor pencarian.<br><br>Tim pertama melakukan penyisiran di perairan menggunakan satu unit perahu karet (LCR) dari lokasi terakhir korban terlihat ke arah utara hingga radius 2 kilometer. Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran darat dengan menyusuri garis pantai sejauh 1,5 kilometer ke arah yang sama.<br><br>Seperti diketahui sebelumnya, Razi Fahreza (13), warga Desa Dayah Caleu, Sigli, dilaporkan hilang setelah terseret arus saat mandi bersama keluarganya di Pantai Pulau Kapuk pada Minggu sore sekitar pukul 15.55 WIB.<br><br>Hingga operasi hari kedua berakhir pada pukul 18.00 WIB, korban masih belum ditemukan.<br><br>Operasi SAR gabungan yang melibatkan Pos AL Lhoknga, Polsek Lhoknga, Satgas SAR Banda Aceh, Yon Kikav, RAPI serta masyarakat setempat akan kembali dilanjutkan pada Selasa pagi. Tim akan kembali melakukan penyisiran di area yang diperluas.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12486</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:01 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pencarian Pemancing Hilang di Pulau Nasi Masuki Hari Ketiga, Tim SAR Perluas Area Hingga 10 NM]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/pencarian-pemancing-hilang-di-pulau-nasi-masuki-hari-ketiga-tim-sar-perluas-area-hingga-10-nm</link>
                <description><![CDATA[<p>Tim SAR Gabungan terus berupaya mencari Ahmad Thalha Reza (21), pemancing yang dilaporkan terseret arus di kawasan tebing perairan Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Senin (1/6/2026), area penyisiran diperluas hingga radius 10 Nautical Miles (NM) dari lokasi kejadian.<br><br>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan hasil evaluasi operasi serta mempertimbangkan kondisi arus laut di sekitar lokasi kejadian.<br><br>&ldquo;Untuk mengoptimalkan pencarian, tim dibagi menjadi dua. Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) ke sektor Timur Laut, sedangkan tim kedua bergerak ke sektor Timur dengan dukungan perahu nelayan setempat,&rdquo; ujar Al Hussain.<br><br>Dengan pembagian tersebut, Tim SAR Gabungan menyisir sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Namun hingga operasi hari ketiga berakhir pada pukul 18.00 WIB, korban masih belum ditemukan.<br><br>Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (30/5/2026) sore, sekitar pukul 18.30 WIB, saat korban memancing bersama tiga rekannya di kawasan tebing karang Pulau Nasi. Korban diduga terpeleset saat berusaha menarik hasil tangkapan ke atas tebing.<br><br>Basarnas Banda Aceh menerima laporan kejadian pada pukul 21.00 WIB dari rekan korban. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi.<br><br>Sejak malam kejadian, tim SAR melakukan penyisiran awal di sekitar lokasi korban dilaporkan terjatuh. Upaya pencarian terus diperluas dengan melibatkan unsur SAR gabungan serta dukungan perahu nelayan.<br><br>Operasi SAR gabungan yang melibatkan Satgas SAR Kota Banda Aceh, RAPI, masyarakat, serta nelayan setempat masih akan dilanjutkan pada Selasa (2/6/2026) pagi. Dengan dukungan seluruh unsur yang terlibat, tim akan kembali melakukan penyisiran di area yang diperluas.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12485</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:02 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pencarian Remaja Terseret Arus di Lhoknga Masuki Hari Ketiga, Korban Ditemukan Meninggal Dunia]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/pencarian-remaja-terseret-arus-di-lhoknga-masuki-hari-ketiga-korban-ditemukan-meninggal-dunia</link>
                <description><![CDATA[<p>Tim SAR Gabungan menemukan Razi Fahreza (13), remaja asal Desa Dayah Caleu, Sigli, yang sebelumnya dilaporkan terseret arus saat mandi di Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi SAR, Selasa (2/6/2026).<br><br>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, menyebutkan operasi SAR hari ketiga dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan mengerahkan dua tim pencarian.<br><br>&ldquo;Tim pertama melakukan penyisiran di perairan menggunakan satu unit Landing Craft Rubber (LCR) di sekitar lokasi kejadian hingga ke arah utara sejauh 3 kilometer. Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran darat dengan menyusuri area pantai ke arah tenggara dan barat laut sejauh 2 kilometer,&rdquo; ujar Al Hussain.<br><br>Pada pukul 10.25 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di kawasan pantai sekitar 500 meter dari lokasi terakhir korban dilaporkan terseret arus. Korban selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.<br><br>Penemuan korban mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari. Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, operasi SAR resmi ditutup.<br><br>Operasi SAR gabungan ini melibatkan Pos AL Lhoknga, Polsek Lhoknga, Satgas SAR Banda Aceh, Yon Kikav, RAPI serta masyarakat setempat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12484</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:33:45 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pemancing yang Terseret Arus di Perairan Pulau Nasi Ditemukan Meninggal Dunia pada Hari Keempat Pencarian]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/pemancing-yang-terseret-arus-di-perairan-pulau-nasi-ditemukan-meninggal-dunia-pada-hari-keempat-pencarian</link>
                <description><![CDATA[<p>Tim SAR Gabungan menemukan Ahmad Thalha Reza (21), pemancing yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di kawasan tebing perairan Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat operasi SAR, Selasa (2/6/2026).<br><br>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan operasi pencarian hari keempat dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan membagi tim SAR gabungan ke dalam dua tim pencarian.<br><br>&ldquo;Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Banda Aceh ke sektor Timur Laut, sedangkan tim kedua melakukan penyisiran ke sektor Timur dengan dukungan perahu nelayan,&rdquo; ujar Al Hussain.<br><br>Pada pukul 10.15 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Pulau Deudap, Kecamatan Pulo Aceh. Mengingat korban merupakan warga setempat, jenazah selanjutnya langsung dievakuasi oleh unsur SAR gabungan yang berada di lokasi menuju rumah duka.<br><br>Kondisi angin kencang dan gelombang laut yang tinggi di sekitar lokasi penemuan menyebabkan sarana laut Basarnas tidak dapat merapat sehingga proses evakuasi dilakukan oleh unsur SAR gabungan yang berada di darat.<br><br>Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 10.45 WIB. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dukungan selama pelaksanaan operasi.<br><br>Operasi SAR gabungan ini melibatkan Satgas SAR Kota Banda Aceh, RAPI Kota Banda Aceh, masyarakat, serta nelayan setempat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12483</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:01 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pendaki Gunung Seulawah Dilaporkan Hilang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/pendaki-gunung-seulawah-dilaporkan-hilang-tim-sar-gabungan-lakukan-pencarian</link>
                <description><![CDATA[<p>Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap Faiz Hidayat (23), warga Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, yang dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Seulawah, Desa Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar.<br><br>Berdasarkan laporan yang diterima, Faiz Hidayat bersama sejumlah rekannya mendaki Gunung Seulawah pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di puncak sekitar pukul 12.30 WIB.<br><br>Saat rombongan bersiap meninggalkan puncak, rekan-rekan korban menyadari bahwa yang bersangkutan tidak lagi berada di lokasi. Korban terakhir terlihat di area puncak Gunung Seulawah.<br><br>Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir terlihat. Namun hingga keesokan harinya, keberadaan korban masih belum diketahui.<br><br>Basarnas Banda Aceh menerima laporan kejadian pada Selasa (2/6/2026) pukul 06.30 WIB dari personel Polsek Lembah Seulawah. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.<br><br>Dalam pelaksanaan operasi SAR, tim turut didukung sejumlah peralatan, di antaranya satu unit drone thermal dan satu ekor K-9 Basarnas Banda Aceh untuk membantu proses pencarian di area pegunungan.<br><br>Operasi SAR gabungan ini melibatkan Basarnas Banda Aceh, Polsek Lembah Seulawah, Koramil Lembah Seulawah, BKSDA Gunung Seulawah, serta masyarakat setempat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12482</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:01 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Masuki Hari Kedua]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/pencarian-pendaki-hilang-di-gunung-seulawah-masuki-hari-kedua</link>
                <description><![CDATA[<p>Tim SAR Gabungan melanjutkan upaya pencarian terhadap Faiz Hidayat (23), pendaki yang dilaporkan hilang di area puncak Gunung Seulawah, Desa Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Memasuki hari kedua operasi SAR, Rabu (3/6/2026), pencarian dilakukan dengan memperluas area penyisiran pada sejumlah sektor yang telah ditentukan.<br><br>Operasi pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan mengerahkan tiga tim untuk melakukan pencarian di kawasan puncak Gunung Seulawah, jalur menuju Lamteuba di sisi timur dengan melibatkan K-9 Basarnas Banda Aceh, serta area selatan dari lokasi terakhir keberadaan korban.<br><br>Pencarian berlangsung hingga pukul 17.30 WIB. Namun hingga operasi hari kedua berakhir, korban masih belum ditemukan. Selama pelaksanaan pencarian, tim di lapangan menghadapi kendala berupa jarak pandang yang terbatas akibat kabut yang menyelimuti sebagian kawasan pegunungan.<br><br>Operasi SAR gabungan dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dan akan kembali dilanjutkan pada Kamis (4/6/2026) pagi. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian pada sektor-sektor yang telah ditentukan berdasarkan hasil evaluasi operasi di lapangan.<br><br>Selain Basarnas Banda Aceh, operasi SAR gabungan ini juga melibatkan Polsek Lembah Seulawah, Koramil Lembah Seulawah, Pamhut Pocut Meurah Intan, Mapala Unimal, RAPI Aceh Besar, serta masyarakat setempat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12481</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 16:19:05 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Diintensifkan, Sekitar 50 Personel SAR Gabungan Dikerahkan]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/pencarian-pendaki-hilang-di-gunung-seulawah-diintensifkan-sekitar-50-personel-sar-gabungan-dikerahkan</link>
                <description><![CDATA[<p>Tim SAR Gabungan mengintensifkan pencarian terhadap Faiz Hidayat (23), pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Seulawah, Desa Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Memasuki hari ketiga operasi SAR, Kamis (4/6/2026), sekitar 50 personel SAR gabungan dikerahkan untuk memperkuat upaya pencarian korban.<br><br>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan bahwa pada hari ketiga operasi SAR, Basarnas Banda Aceh menambah satu tim pencarian guna memperkuat personel yang telah lebih dahulu berada di lapangan.<br><br>&ldquo;Pencarian hari ini melibatkan sekitar 50 personel dari berbagai unsur SAR gabungan yang dibagi ke dalam empat tim pencarian. Penambahan satu tim dilakukan untuk memperkuat upaya pencarian terhadap korban,&rdquo; ujar Al Hussain.<br><br>Empat tim tersebut dikerahkan ke sejumlah sektor yang menjadi fokus pencarian. Satu tim bergerak menuju kawasan puncak Gunung Seulawah, dua tim melakukan pencarian ke arah utara menuju kawasan Lampanah Lengah dengan dukungan K-9 Basarnas Banda Aceh, sementara satu tim lainnya bergerak dari arah Lampanah Lengah menuju kawasan puncak. Selain itu, pencarian juga didukung penggunaan drone untuk membantu pemantauan area yang sulit dijangkau.<br><br>Hingga pencarian berakhir pada pukul 17.00 WIB, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan selanjutnya melakukan evaluasi dan akan melanjutkan operasi SAR pada Jumat (5/6/2026) dengan memfokuskan pencarian pada sektor-sektor yang telah ditentukan.<br><br>Selain Basarnas Banda Aceh, operasi SAR gabungan ini turut melibatkan Polsek Lembah Seulawah, Koramil Lembah Seulawah, Pamhut Pocut Meurah Intan, Satgas SAR Pidie, Kopala Pidie, Mapala Unimal, RAPI Aceh Besar, serta masyarakat setempat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12480</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 14:06:54 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Operasi SAR Gunung Seulawah Berakhir, Hari Ke 4 Pencarian Korban Ditemukan Selamat di Kawasan Lamteuba]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/operasi-sar-gunung-seulawah-berakhir-hari-ke-4-pencarian-korban-ditemukan-selamat-di-kawasan-lamteuba</link>
                <description><![CDATA[<p>Faiz Hidayat (23), pendaki asal Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Seulawah, Desa Saree, Kabupaten Aceh Besar, ditemukan dalam kondisi selamat pada Jumat (5/6) siang.<br><br>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, menyebutkan hingga hari keempat pencarian serta penyisiran besar-besaran yang dilakukan sejak awal pekan ini telah membuahkan hasil.<br><br>&ldquo;Alhamdulillah, berkat sinergi dan kerja keras seluruh unsur di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi selamat di kawasan Lamteuba Droe. Jaraknya sekitar 6 kilometer ke arah barat dari lokasi terakhir korban diketahui berada (LKP),&rdquo; ujar Al Hussain.<br><br>Al Hussain menambahkan, operasi pencarian hari keempat dibagi ke dalam empat tim taktis untuk menyisir kawasan puncak, sektor utara menuju Lampanah Lengah, hingga jalur-jalur potensial. Operasi ini juga diperkuat dengan drone thermal dan unit K-9 (anjing pelacak) milik Basarnas Banda Aceh.<br><br>Titik terang muncul pada pukul 14.30 WIB ketika korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di kawasan Lamteuba Droe. Saat ditemukan, pemuda tersebut dalam kondisi lemas akibat kelelahan dan mengalami cedera ringan pada bagian kaki setelah beberapa hari bertahan di dalam hutan.<br><br>Warga setempat langsung mengevakuasi korban ke permukiman terdekat. Sekitar pukul 18.00 WIB, korban didampingi pihak keluarga langsung dibawa menuju fasilitas kesehatan di wilayah Seulimeum guna mendapatkan penanganan medis.<br><br>Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR terhadap Faiz Hidayat resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 19.30 WIB. &ldquo;Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur gabungan serta masyarakat yang telah bahu-membahu di lapangan hingga operasi ini berakhir dengan selamat,&rdquo; tutup Al Hussain.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12479</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:48:45 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Kebakaran Kamar Mesin KM Aceh Hebat II, 15 Orang Dievakuasi ke Rumah Sakit]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/kebakaran-kamar-mesin-km-aceh-hebat-ii-15-orang-dievakuasi-ke-rumah-sakit</link>
                <description><![CDATA[<p>Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap 15 orang korban yang mengalami luka akibat kebakaran yang terjadi di kamar mesin KM Aceh Hebat II saat kapal berada di Dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).<br><br>Berdasarkan informasi awal yang diterima, insiden terjadi sekitar pukul 11.45 WIB saat sejumlah taruna Politeknik Pelayaran Malahayati bersama Kepala Kamar Mesin (KKM) KM Aceh Hebat II sedang melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam kamar mesin kapal. Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung hidrolik yang menyebabkan para korban mengalami luka.<br><br>Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel KN SAR Kresna 232 bersama Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi terhadap para korban yang berada di atas kapal. Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 11.50 WIB.<br><br>Selanjutnya, pada pukul 12.30 WIB, seluruh korban dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.<br><br>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan telah mendapatkan penanganan medis.<br><br>&ldquo;Sebanyak 15 korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan seluruhnya telah dirujuk ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,&rdquo; ujar Al Hussain.<br><br>Penanganan kejadian ini melibatkan Kru KN SAR Kresna 232, Kru Kapal Aceh Hebat II, Balai Karantina Pelabuhan, KSOP Malahayati, Polsek Ulee Lheue, RAPI, Puskesmas Meuraksa, PMI Banda Aceh, Trans Koetaradja, serta masyarakat setempat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12478</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 16:19:04 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Banda Aceh Raih Penghargaan PROAKSI Awards 2025, Apresiasi untuk Kerja di Balik Layar Pelayanan SAR]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/basarnas-banda-aceh-raih-penghargaan-proaksi-awards-2025-apresiasi-untuk-kerja-di-balik-layar-pelayanan-sar</link>
                <description><![CDATA[<p><br>Banda Aceh &ndash; Basarnas Banda Aceh meraih Penghargaan Terbaik I kategori Satker dengan Pengiriman Capaian Output (Caput) Tercepat, Tepat, dan Akurat pada ajang PROAKSI Awards 2025 yang diselenggarakan KPPN Banda Aceh, Kamis (5/2).<br><br>Penghargaan ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh, Al Hussain. Capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi dan kedisiplinan satuan kerja dalam menyampaikan laporan kinerja dan penggunaan anggaran secara tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan sepanjang Tahun Anggaran 2025.<br><br>Meski tidak bersentuhan langsung dengan operasi di lapangan, tata kelola keuangan yang baik menjadi fondasi penting agar seluruh kegiatan pencarian dan pertolongan dapat berjalan tanpa hambatan administrasi. Mulai dari kesiapan peralatan, dukungan logistik, hingga kelancaran operasional personel SAR, semuanya bergantung pada sistem pengelolaan anggaran yang tertib dan transparan.<br><br>Kepala KPPN Banda Aceh, Muhammad Afifudin Ikhsan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan PROAKSI diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh satuan kerja mitra KPPN untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan APBN.<br>Ia menekankan pentingnya peran para pejabat perbendaharaan dan pengelola keuangan dalam memastikan belanja negara memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.<br><br>Sementara itu, Al Hussain menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim pengelola keuangan serta dukungan seluruh personel Basarnas Banda Aceh.<br>&ldquo;Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja kolektif pegawai yang selama ini bekerja di balik layar. Ketertiban administrasi dan akuntabilitas anggaran adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam memberikan layanan SAR yang profesional kepada masyarakat,&rdquo; ujarnya.<br><br>Melalui capaian ini, Basarnas Banda Aceh berkomitmen untuk terus menjaga integritas, transparansi, dan profesionalisme, sekaligus memperkuat sinergi dengan KPPN Banda Aceh dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien pada Tahun Anggaran 2026.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12477</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:11 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Gelar Aksi Donor Darah, Basarnas Aceh Berhasil Kumpulkan 95 Kantong Darah]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/gelar-aksi-donor-darah-basarnas-aceh-berhasil-kumpulkan-95-kantong-darah</link>
                <description><![CDATA[<p>Banda Aceh &mdash; Sebanyak 95 kantong darah berhasil dikumpulkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh pada aksi donor darah yang dilaksanakan secara serentak dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Basarnas, Senin (2/2/2026), di Kantor SAR Banda Aceh.<br><br>Kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh personel Basarnas Aceh bersama unsur TNI, Pramuka, ORARI, perwakilan BUMN, serta masyarakat umum sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dalam mendukung aksi kemanusiaan.<br><br>Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi donor darah yang digelar Basarnas secara serentak di Kantor Pusat Basarnas dan seluruh Unit Pelaksana Teknis di Indonesia. Melalui kegiatan ini, Basarnas tidak hanya memperingati hari jadinya, tetapi juga memperkuat peran kehadiran institusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12476</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:12 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Alami Kecelakaan Kerja saat Berlayar, ABK MT Unity Dievakuasi di Perairan Selat Benggala]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/alami-kecelakaan-kerja-saat-berlayar-abk-mt-unity-dievakuasi-di-perairan-selat-benggala</link>
                <description><![CDATA[<p>Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh melakukan Medical Evacuation (Medivac) di perairan selat Benggala Provinsi Aceh terhadap satu orang kru kapal asing yang mengalami kecelakaan kerja pada saat berlayar dari Rusia menuju Sigapura, Rabu, 29/1/2026.<br><br>Siniatkin Viktor (32), kru kapal MT Unity jenis Crude Oil Tanker berbendera Gambia ini merupakan warga negara Rusia. Berdasarkan keterangan medis, korban mengalami luka serius di jari telujuk akibat kecelakaan kerja dan harus segera mendapatkan penanganan medis.<br><br>Setelah meneriman informasi dari Basarnas Comand Center (BCC), Kantor Basarnas Banda Aceh segera melakukan precom &amp; excom dengan unsur terkait untuk menyusun rencana evakuasi korban.<br>Pukul 21.25 WIB, Tim SAR gabungan bergerak menuju titik Intercept dengan menggunakan KN SAR Kresna 232.<br><br>Pada pukul 22.50 WIB, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh dan dinyatakan aman dari penyakit berbahaya, korban dievakuasi ke KN SAR Kresna untuk selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Ulee Lheue. Pada pukul 23.30 WIB, KN SAR Kresna tiba di dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, dan korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12475</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:12 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Ratusan anak TK Angkasa Lanud Sultan Iskandar Muda Goes to Kantor SAR Banda Aceh]]></title>
                <link>https://aceh.basarnas.go.id/berita/ratusan-anak-tk-angkasa-lanud-sultan-iskandar-muda-goes-to-kantor-sar-banda-aceh</link>
                <description><![CDATA[<p>Kantor SAR Banda Aceh menerima kunjungan edukatif dari TK Angkasa Lanud Sultan Iskandar Muda dalam kegiatan School Goes to SAR pada hari Rabu (21/01).<br><br>Dalam kunjungan ini, anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan peran Basarnas, mulai dari pengenalan alat-alat keselamatan, sarana evakuasi, hingga sarana komunikasi yang digunakan dalam operasi pencarian dan pertolongan.<br><br>Dengan semangat yang tinggi, mereka belajar tentang pentingnya keselamatan sejak dini, mengenal profesi rescuer, serta memahami bahwa Basarnas hadir untuk menolong masyarakat yang mengalami musibah dan keadaan darurat.<br><br>Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa keberanian, kepedulian, serta pengetahuan dasar tentang keselamatan dan kebencanaan kepada anak-anak sejak usia dini, dengan cara yang menyenangkan dan edukatif.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[NP.Meditarian <nadia.putri@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://aceh.basarnas.go.id/12474</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 05:34:12 +0700</pubDate>
                            </item>
            </channel>
</rss>
