Tim SAR gabungan temukan korban 3 NM arah timur dari lokasi awal kejadian.

Meulaboh — Arif (15), remaja asal Aceh Barat yang sebelumnya dilaporkan terseret arus saat mandi di Pantai Suak Ribee, ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian, Rabu (20/5).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, melalui Koordinator Pos SAR Meulaboh, Risky Hidayat, menjelaskan bahwa korban bernama Arif (12), warga Komplek Perumahan Army, Kabupaten Aceh Barat. Korban dilaporkan hilang setelah terseret arus saat mandi bersama rekan-rekannya pada Senin (18/5) sekitar pukul 17.00 WIB.

“Laporan kejadian kami terima pada Senin malam dan personel Pos SAR Meulaboh langsung diberangkatkan untuk melakukan pencarian bersama unsur terkait,” ujar Risky.

Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan memperluas area penyisiran, baik di darat maupun di laut. Namun hingga hari kedua, korban masih belum berhasil ditemukan.

Memasuki hari ketiga operasi SAR, tim gabungan kembali melakukan upaya pencarian dengan membagi dua tim. Tim pertama melakukan penyisiran darat sepanjang garis pantai sejauh 2 kilometer, sementara tim kedua melakukan penyisiran di laut menggunakan perahu karet (rubber boat) milik Basarnas dan BPBD Aceh Barat hingga radius 4 Nautical Miles (NM).

“Pada pukul 10.30 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 3 NM arah timur dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Risky.

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Pos SAR Meulaboh, BPBD Aceh Barat, Polairud Polres Aceh Barat, Polairud Polda Aceh, Pos Lanal Meulaboh, Polsek, Koramil, RAPI, serta masyarakat setempat.