Dua Korban Terseret Arus Pantai Lhoknga Ditemukan Meninggal Dunia.

Dua anak asal Meulaboh, korban terseret arus di Pantai Lhoknga, ditemukan meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Senin, 30 Juni 2025.

M. Amar Fauzan ditemukan pertama kali oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 03.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, terdampar di kawasan Pantai Pulau Kapuk, Lhoknga.

Sedangkan korban kedua, M. Ozi Mahardika, ditemukan pada pukul 09.15 WIB saat proses pencarian menggunakan perahu karet.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, menyebutkan bahwa M. Ozi Mahardika ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, terapung sekitar ± 1,2 km (6,5 NM) dari lokasi awal kejadian.
“Saat ini seluruh korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Al Hussain.

Menurut Al Hussain, tim sempat mengalami sejumlah kendala selama proses pencarian. Kondisi cuaca dan medan, termasuk gelombang serta angin kencang, menjadi salah satu tantangan di lapangan. Hal tersebut menyebabkan posisi korban berpindah dari lokasi awal kejadian hingga ke titik ditemukannya.

Al Hussain mengimbau pengelola pantai agar memasang rambu atau tanda peringatan bahaya, serta menyiapkan tim penyelamat di sekitar kawasan pantai. Hal ini mengingat seringnya terjadi musibah wisatawan terseret arus dan tenggelam.

Selain itu, para pengunjung maupun wisatawan juga diharapkan lebih berhati-hati serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak atau keluarga yang bermain di sekitar pantai.

Al Hussain juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian.