Mahasiswa asal Medan ditemukan meninggal dunia sejauh 2 NM dari lokasi kejadian, Kamis (4/7).

Muhammad Iqbal (19), mahasiswa asal Medan, ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada pukul 16.30 WIB, Kamis (4/7/2025), setelah pencarian intensif selama tiga hari. Korban ditemukan terapung sejauh 2 NM dari lokasi kejadian.

Sebelumnya, korban bersama temannya terseret arus saat mandi di Pantai Lhoknga pada Selasa (1/7/2025). Temannya berhasil diselamatkan oleh peselancar di sekitar lokasi, sedangkan Muhammad Iqbal hilang terbawa arus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, menyebutkan bahwa korban ditemukan setelah upaya pencarian yang dilakukan sejak pukul 08.00 WIB.

Basarnas Banda Aceh bersama tim SAR gabungan mengerahkan dua tim, di mana Tim 1 melakukan penyisiran laut menggunakan perahu karet dengan pola paralel sejauh 2,5 NM dari lokasi kejadian, sementara Tim 2 melakukan penyisiran darat sejauh 2 km serta pemantauan dengan drone thermal.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama tim SAR gabungan, baik melalui penyisiran laut maupun darat, termasuk memanfaatkan teknologi drone,” ungkap Al Hussain.

“Korban kini telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh untuk proses selanjutnya,” tutup Al Hussain.

Selain Basarnas Banda Aceh, upaya pencarian ini turut melibatkan unsur SAR dari Pos TNI AL Lhoknga, Koramil Lhoknga, Polsek Lhoknga, Satgas SAR Banda Aceh, BPBD Aceh Besar, RAPI, serta masyarakat.