Tim SAR gabungan temukan Anak Usia 10 Tahun yang jatuh ke dalam saluran irigasi dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (12/06/2025).

Bireuen (12/6) – Maulidin (10), seorang anak asal Desa Pante Baroe, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang akibat terpeleset ke dalam saluran irigasi pada Kamis sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, melalui Koordinator Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan (Korpos) Bireuen, M. Rizal, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban sedang bermain bersama temannya di sekitar aliran irigasi, sekitar pukul 18.40 WIB.

“Diduga, Maulidin terpeleset dan jatuh ke dalam saluran irigasi di Desa Leubok Jok, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,” ungkap Rizal.

Laporan kejadian diterima oleh Unit Siaga SAR Bireuen dari salah satu warga sekitar pukul 19.20 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue segera dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan membagi personel ke dalam dua tim. “Tim pertama melakukan pencarian menggunakan perahu karet (LCR), sementara tim kedua menyusuri aliran irigasi di sekitar lokasi kejadian,” jelas Rizal.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Maulidin ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan di bawah tumpukan kayu, berjarak kurang lebih 1 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

“Upaya pencarian ini tidak lepas dari kerja sama dan sinergi seluruh unsur SAR gabungan, baik dari Unit Siaga SAR Bireuen, Polsek Juli, Koramil Juli, BPBD Bireuen, Satgas SAR Bireuen, hingga masyarakat setempat yang turut membantu di lokasi,” tutup Rizal.